Suara Parlemen - Pengasuh Ponpes Walisongo, Mimbaan Panji Situbondo, KHR. Mohammad Kholil As’ad menghimbau agar warga nadliyin di Jatim untuk mendukung dan memenangkan pasangan Gus Ipul-Anas di Pilgub Jatim 2018 mendatang.
"Semoga menang jadi gubernur dan bermaslahat bagi Umat khususnya bagi warga Jawa Timur," kata KH Kholil As’ad, Minggu (19/11).
Sementara itu, coordinator ibu nyai ponpes se Tapal Kuda,Nyai H. Djuwairiyah Fawaid mengatakan NU lahir di Jawa Timur dan saat ini usianya sudah mencapai 92. Namun sepanjang sejarahnya, ternyata NU tak pernah memiliki gubernur yang berlatar belakang NU.
"Usia NU sudah tak muda lagi. Indonesia sudah merdeka 72 tahun, tapi sepanjang sejarah kita tidak pernah memiliki gubernur dari NU," ujar Djuwairiyah.
Melihat kondisi inilah, kata Djuwairiyah, para Kiai Sepuh dari berbagai pesantren di Jawa Timur kemudian bersepakat untuk memerintahkan Gus Ipul menjadi Calon Gubernur.
"Jadi Gus Ipul tidak minta, tapi para Kiai lah yang minta sehingga kita semua santri dan warga NU wajib untuk mendukung agar Gus Ipul bisa menjadi gubernur," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Djuwairiyah juga sempat mengisahkan bagaimana dirinya yang dulu tidak mendukung Gus Ipul namun saat ini mendukung demi perintah Kiai.
"Saya ditanya kenapa sekarang mendukung Gus Ipul, jelas saya jawab ini perintah Kiai. Dan pencalonan Gus Ipul ini telah menyatukan seluruh kekuatan NU yang dulu sempat tercerai berai saat ini bersatu padu," kata dia.
Karenannya dalam kesempatan ini, Djuwairiyah berharap seluruh kekuatan dan warga NU bisa bersatu. "Ini kesempatan NU, kalau sekarang kita lewatkan belum tentu 10-20 tahun ke depan kita memiliki calon sehebat dan bisa mempersatukan seperti Gus Ipul," ujar pengasuh Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo.(Yud)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar