![]() |
| Irawan S Leksono dan Khofifah |
SUARAPARLEMEN-Wakil Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Irawan S Leksono mengajak masyarakat Jawa Timur memantapkan hati memilih pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak pada Pilgub Jatim, 27 Juni 2018.
Irawan menegaskan, pasangan Khofifah-Emil adalah pasangan yang siap membawa Jawa Timur semakin baik, maju, dan menyejahterakan rakyatnya.
"Khofifah sudah menunjukan prestasinya yang mumpuni dalam kabinet pemerintahan Gus Dur dan Jokowi. Dia layak disebut sebagai Kartini modern. Emil Dardak juga tak kalah berprestasi. Bupati Trenggalek itu sudah menjadi doktor, lulusan universitas ternama di negara maju, Jepang, pada di usia 22 tahun. Ringkasnya daya inteligensia kedua tokoh ini sangat teruji," demikian disampaikan Irawan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kantor Pusat Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/6).
Hal lain yang harus disimak masyaraka, Irawan mengingatkan, adalah program kerja Khofifah-Emil bila terpilih sebagai pemimpin di Jatim.
Program andalan Khofifah-Emil ini disebut Nawa Bhakti Satya (sembilan janji kerja).
Secara singkat Nawa Bhakti Satya adalah:
Bhakti 1: Jatim Sejahtera. Mengentaskan kemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial.
Bhakti ke-2: Jatim Kerja. Yaitu Millineal Job Center dengan cara memberikan job training, pendidikan vokasi, membantu starting-up usaha, membantu promosi bagi usahawan muda, dan membantu pembiayaan usaha pada tahap awal usaha.
Bhakti ke-3: Jatim Cerdas dan Sehat. Pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas
Bhakti ke-4: Jatim Akses. Yaitu membangun infrastruktur dalam kerangka pengembangan wilayah terpadu, dan keadilan akses bagi masyarakat pesisir dan desa terluar.
Bhakti ke-5: Jatim Berkah. Yaitu dengan memberi tunjangan kehormatan bagi imam masjid di kampung, pesisir, dan pulau terluar.
Bhakti ke-6: Jatim Agro. Yaitu memajukan sektor pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, perkebunan untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Bhakti ke-7: Jatim Berdaya. Yaitu memperkuat ekonomi kerakyatan dengan berbasis UMKM, koperasi, dan mendorong pemberdayaan pemerintahan desa.
Bhakti ke-8: Jatim Amanah. Yaitu menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan anti korupsi.
Dan yang terakhir, Bhakti ke-9: Jatim Harmoni. Khofifah-Emil siap menjaga harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup.
"Nawa Bhakti Satya itu menunjukkan Khofifah-Emil memiliki pemahaman dan siap bekerja keras untuk membangun Jatim. Latar pengalaman dan pendidikan mereka yang tinggi, menjadikan program itu sangat terukur dan pasti bisa diwujudkan, tentu dengan izin Yang Maha Kuasa," Irawan meyakini.
Irawan mengatakan, masyarakat Jatim kayak bersyukur karena dari provinsi itu lahir banyak orang besar dan hebat mulai Bung Karno, SBY hingga Khofifah dan Emil. Terkait hal itu, SBY juga telah menyatakan dukungan tegasnya pada Khofifah-Emil.
"Pak SBY telah sangat tegas menyampaikan dukungan pada Khofifah-Emil. Ketegasan ini harus kita artikan bahwa SBY sangat meyakini, di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil maka Jatim akan semakin maju dan sejahtera. Marilah, masyarakat Jatim keseluruhannya, beramai-ramai memilih pasangan Khofifah-Emil. Wis wayahe Khofifah-Emil memimpin Jatim," Irawan memungkasi.***




Tidak ada komentar:
Posting Komentar