![]() |
| foto: Irawan S Leksono |
Irawan berharap Peringatan Hari Pramuka kali ini bisa menjadi momentum bagi para anak bangsa untuk bersatu mewujudkan cita-cita negara.
Irawan mengatakan, meski Gerakan Pramuka secara resmi baru diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961(yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka) tetapi gerakan kepanduan telah berlangsung di Indonesia sejak masih dalam penjajahan Belanda di tahun 1912. Saat itu telah berdiri apa yang dinamakan "Nederlandsche Padvinders Organisatie" di Indonesia (masih bernama Hindia-Belanda).
"Ini menjadi bukti sejarah yang nyata bahwa gerakan kepanduan, sebagai cikal bakal gerakan Pramuka, telah menjadi bagian dari gerakan pemuda Indonesia sejak lama. Harus diingat pula sejak awal kelahirannya, Kepanduan memang mengedepankan semangat persatuan bangsa sehingga kepanduan dilarang di masa penjajahan Jepang," ujar Irawan Leksono kepada wartawan di ruang kerjanya, Wisma Proklamasi 41, Kantor Pusat Demokrat, Selasa (14/8).
Semangat persatuan yang telah dirintis kepanduan (kemudian menjadi Pramuka)sejak awal abad ke 20, kembali diingatkan Irawan karena sebagian dari bangsa majemuk ini ada kalanya lupa bahwa kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air.
"Momentum Hari Pramuka ini, bagi saya, penting untuk mengingatkan sesama saudara sebangsa agar kita terus mengedepankan semangat persatuan. Sejak awal kelahirannya, gerakan kepanduan memang melandaskan pada semangat memiliki kesatuan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama," Irawan menyampaikan.
Irawan mengatakan, tujuan Gerakan Pramuka antara lain membentuk para anggota agar memiliki kepribadian beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani.
Selanjutnya menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia, dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik, dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa, dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup, dan alam lingkungan.
Ringkasnya, anggota Pramuka dituntut memiliki kecakapan individu tetapi memiliki kepedulian tinggi tidak hanya kepada saudara sebangsa bahkan kepada alam semesta.
Karena itu, kata Irawan, masyarakat Indonesia harus menyambut Hari Pramuka ini dengan instropeksi untuk mengembangkan kecakapan pribadi sekaligus semakin memiliki kecintaan pada Nusa dan Bangsa.
"Hari Pramuka ini mengingatkan kepada kita agar terus menempa diri pribadi sehingga semakin berkualitas dan di sisi lain semakin menumbuhkan kepedulian pada Nusa Bangsa tercinta," Irawan memungkasi. (Red)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar