Daisy Margaret Silanno, Pendiri Demokrat Jatim yang Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat - Suara Parlemen

Post Top Ad

Kunjungi Pengiklan

Daisy Margaret Silanno, Pendiri Demokrat Jatim yang Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Share This
SUARAPARLEMEN- "Saya berterimakasih atas kepercayaan dan penugasan yang diberikan Partai Demokrat dan Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saya akan perjuangkan nama baik Partai Demokrat di dapil saya sehingga rakyat bisa mempercayakan aspirasi mereka melalui saya."

Pernyataan di atas disampaikan Daisy Margaret Silanno kepada penulis saat ditanya tanggapannya setelah ditunjuk Partai Demokrat sebagai Calon Legislator  nomor urut dua untuk DPR-RI daerah pemilihan Jawa Timur 1 (meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo).

Penugasan Daisy (begitu ia biasa disapa) tentu pas karena Daisy memang besar di kota pahlawan, Surabaya. Dengan rekam jejak itu, Daisy tentu paham kultural, adat, tatanan sosial masyarakat di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Daisy, yang saat ini dipercaya SBY sebagai Wakil Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD), bukankah nama baru dalam percaturan Demokrat di kancah politik. Ia adalah satu dari pendiri Partai Demokrat di Jawa Timur pada tahun 2002. Masa ketika Demokrat memulai perjalanan di kancah politik dengan tertatih-tatih. Masa yang kata banyak orang, penuh dengan doa dan air mata.

Tapi Daisy yakin totalitasnya menjadi kader akan mendatangkan keberhasilan. Kekagumannya yang penuh pada SBY membuat Daisy mantap untuj mengabdikan diri sepenuhnya ke Partai Demokrat.
Partai berlambang bintang segitiga merah putih tersebut adalah partai pertama dan terakhir bagi Daisy.

Daisy memulai kiprah politiknya sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD-PD) Jatim (2002-2005).

 Pada tahun 2004, Daisy (di usia 23 tahun) maju sebagai calon legislator untuk DPRD Jatim. Ia kemudian terpilih sebagai anggota DPRD Jatim dan bertugas di Komisi E yang membidangi Kesejahteraan Rakyat.

Daisy dapat menjalankan tugas dengan baik mengingat ia juga sangat mencintai dunia pendidikan.

Daisy tercatat sebagai satu kader Demokrat yang memiliki gelar master setelah menyelesaikan pendidikan S-2 di Universitas Dr Soetomo Surabaya pada 2012. Jauh sebelumnya, Daisy meraih gelar sarjana dari Universitas Kristen Petra Surabaya (2003).

Usai mengabdi sebagai anggota legislatif di DPRD Jatim, Daisy hijrah ke Jakarta untuk mempelajari dan terjun langsung di politik nasional.

 Daisy memulai langkah di Jakarta dengan menjadi tenaga ahli anggota DPR-RI (2013-2014). Selanjutnya Daisy mengabdi sebagai Tenaga Ahli untuk Fraksi Demokrat DPR-RI (2014-2015), masa kepemimpinan Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai ketua fraksi.

Pada tahun 2015, usai kongres di Surabaya yang kembali menetapkan SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Daisy ditugaskan sebagai Wakil Direktur Eksekutif DPP-PD, satu pejabat utama partai. Lompatan karier itu tentulah karena kemampuan dan pengalaman Daisy yang telah berpolitik di Demokrat sejak 2002.

Dalam kapasitas sebagai satu dari tiga Wakil Direktur Eksekutif DPP-PD, Daisy bertanggung jawab penuh untuk menangani administrasi di DPP-PD. Tugas ini mampu dijalankan Daisy dengan maksimal.

Daisy adalah satu sosok di balik layar dari lolosnya Partai Demokrat dan para calegnya di Pemilu Serentak 2019. Meski berjuang siang-malam, Daisy akhirnya merasa bahagia karena ia turut mengantarkan Partai Demokrat dan para calegnya bertarung di Pemilu Serentak 2019.

"Lolosnya Partai Demokrat dan seluruh caleg untuk DPR-RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota terjadi berkat kerja keras dan kekompakan seluruh kader, anggota, dan simpatisan Partai Demokrat. Tanpa kerja sama yang baik, Demokrat tentu tidak bisa mendapatkan hasil maksimal," Daisy mengingatkan persatuan adalah kunci dari keberhasilan.

Kini Daisy telah siap untuk berkampanye di dapilnya, Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Ia meyakini masyarakat Jawa Timur masih mengingat jelas masa Pemerintahan SBY-Demokrat yang benar-benar pro-rakyat.

"Tentu masyarakat juga paham jika ingin aspirasi mereka didengar dan diperjuangkan; jika ingin kebijakan-kebijakan pemerintah pro-rakyat maka Demokrat harus menang dalam Pemilu Legislatif 2019. Sehingga Demokrat bisa memperjuangkan undang-undang, anggaran, dan mengawal agar kebijakan pemerintah benar-benar pro-rakyat," Daisy menegaskan.

Daisy juga menyadari bahwa perjuangannya untuk terpilih menjadi wakil rakyat bukanlah pekerjaan mudah. Tetapi ia yakin dengan kerja keras maka ia akan memperoleh hasil gemilang.

Selamat berkompetisi, Daisy. Semoga berhasil memperjuangkan aspirasi rakyat dari Gedung DPR-RI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages