Universitas Airlangga atau yang lebih akrab disebut Museum Kematian untuk pertama kalinya meraih penghargaan bertaraf nasional. - Suara Parlemen

Post Top Ad

Kunjungi Pengiklan

Universitas Airlangga atau yang lebih akrab disebut Museum Kematian untuk pertama kalinya meraih penghargaan bertaraf nasional.

Share This

SUARAPARLEMEN-Penghargaan bertajuk Anugerah Purwakalagrha Indonesia Musem Awards 2018 ini diberikan di Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2018 lalu.
Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian Falkutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga atau yang lebih akrab disebut Museum Kematian untuk pertama kalinya meraih penghargaan bertaraf nasional.


"Yang tingkat nasional baru kemarin itu. Mendapatkan penghargaan dalam kategori unik, di mana yang dimaksud kategori unik itu karena kita membahas tentang kematian," terang Kepala Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian FISIP Unair, Toetik Koesbardiati, PhD,Rabu (17/10/2018).

Toetik mengaku penghargaan bergengsi ini sangat tidak diduga-duga. Apalagi museumnya berhasil 'menyingkirkan' 435 museum lain yang ada di Indonesia. Bahkan berkat temanya, Museum Kematian disebut sebagai satu-satunya di Indonesia.

Menurut Toetik, butuh waktu tiga tahun bagi Komunitas Jelajah sebagai penyelenggara untuk mengobservasi proses perkembangan dan inovasi yang dimiliki Museum Kematian hingga akhirnya dianggap berhak mendapatkan penghargaan tersebut.

Namun yang membuat wanita berusia 51 tahun itu bangga adalah museum mendapatkan perhatian lebih.

"Iya senanglah, merasa diperhatikan karena museum selama ini sama orang-orang kita itu kan dianggap tempat untuk barang yang lama, yang bau, yang kusam dan lain-lain, tapi kita berhasil membuat museum itu menjadi unik untuk dikenal orang," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages