Momentum sumpah pemuda harus menjadi titik kembalinya tekad kesatuan - Suara Parlemen

Post Top Ad

Kunjungi Pengiklan

Momentum sumpah pemuda harus menjadi titik kembalinya tekad kesatuan

Share This
foto: Linda Oktavia Silanno
SUARAPARLEMEN- Momentum sumpah pemuda harus menjadi titik kembalinya tekad kesatuan Tanah Air, Bangsa dan Bahasa Indonesia yang tidak menarik-narik agama dan suku/ras sebagai modal besar Indonesia maju dalam memenangkan persaingan dunia.

Perempuan yang juga aktif di banyak organisasi kepemudaan,  Linda Octavia Silanno menilai, Sumpah Pemuda merupakan satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

“Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia karena Sumpah Pemuda merupakan keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta),” tandas Linda kepada Suaraparlemen Sabtu (28/10/2018).

Melihat sejarah Sumpah Pemuda yang setiap tahunnya diperingati kata Adil, semua orang dapat melihat bahwa pemuda merupakan lah yang berjuang dengan jiwa dan raganya demi persatuan dan kemerdekaan.

“Pemuda lah yang menjadi penggerak dan pelopor perubahan nasib bangsa. Pemuda juga lah yang berani berjuang dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Namun apa kabar pemuda Indonesia hari ini?,” tanya linda.

Dengan melihat kondisi para pemuda saat ini, dimana pesta demokrasi 2019 sebentar lagi akan berlangsung, namun isu-isu dan perpecahan mulai muncul dari sabang sampai mauroke.

“Yang tak kalah sedihnya agamapun menjadi bahan politik dalam mencapai sebuah keinginan para politisi saat ini.Agama menjadi isu sentral untuk dalam pesta politik saat ini,” paparnya.

Ia berharap, pemuda hari ini harus menjadi contoh dan corong pergerakan maupun perubahan agar Negara Indonesia bisa menjadi lebih baik.

“Pemuda harus menjadi corong perubaan bangsa,pemuda harus menjadi garda terdepan untuk menjadi perubahaan bangsa kita kedepan untuk jauh lebih baik kedepan,” lanjutnya. (AL/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages